Magnitudo mutlak merupakan sebuah konsep yang diciptakan setelah magnitudo tampak ketika para astronom membutuhkan cara untuk membandingkan kecerahan intrinsik, atau absolut benda-benda langit yang tersebar di alam semesta.
Benda langit terdekat dengan bumi akan tampak lebih cerah
Dalam prakteknya, besarnya benda langit diukur dalam panjang gelombang atau warna menggunakan filter tertentu. Hal ini karena informasi tentang warna bintang sangat berguna untuk astronom dan memberi mereka informasi mengenai suhu permukaan sebuah bintang.
Suhu permukaan bintang menentukan warna cahaya yang dipancarkan oleh benda langit tersebut. Bintang biru memiliki suhu permukaan yang lebih panas dari bintang kuning, dan bintang kuning ini juga mempunyai suhu permukaan yang lebih panas dari bintang merah. Sebuah bintang panas seperti Sirius, dengan suhu permukaan sekitar 9.400 K memancarkan cahaya biru lebih dari lampu merah, sehingga terlihat lebih cerah melalui filter biru daripada melalui filter merah. Sebaliknya adalah benar dari bintang dingin seperti Betelgeuse, yang memiliki suhu permukaan sekitar 3.400 K. Betelgeuse terlihat lebih cerah jika dilihat melalui filter merah daripada bila dilihat melalui filter biru.
0 komentar:
Posting Komentar